Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.
Rangkaian demonstrasi menampilkan kemampuan operasi khusus prajurit melalui infiltrasi menggunakan wingsuit dan terjun bebas (free fall), paramotor dan paratrike serta pemanfaatan drone pengintai dan drone kamikaze.
Demonstrasi tersebut juga memperlihatkan serbuan menggunakan kendaraan taktis hingga eksfiltrasi melalui metode Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan helikopter NAS-332 Super Puma.
Setelah demonstrasi, kelima pejabat menerima Baret Korpasgat, Brevet Komando, Brevet Terjun Bebas Tempur (TBT), Brevet Anti Teror Lawan Bajak Udara (Albara) serta Pisau Komando Korpasgat sebagai bagian dari prosesi pengangkatan warga kehormatan.