NADIKABAR.COM — Badan intelijen Korea Selatan mendeteksi 107 kasus kebocoran teknologi industri ke luar negeri dalam lima tahun terakhir, dengan teknologi semikonduktor mencakup hampir 40 persen dari total kasus tersebut, menurut data yang dirilis, Minggu.

Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Perdagangan, Industri dan Sumber Daya Korea Selatan kepada Majelis Nasional, Badan Intelijen Nasional (NIS) mendeteksi 107 kasus kebocoran teknologi industri ke luar negeri sepanjang 2021 hingga 2025.

Teknologi semikonduktor mencatat jumlah kasus terbanyak, yakni 40 kasus, disusul teknologi layar sebanyak 21 kasus serta teknologi kelistrikan dan elektronik sebanyak 10 kasus.