Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Didi Sukyadi, juga anggota Friends of Korea menilai mahasiswa perlu memperoleh kesempatan untuk memahami isu bilateral, menilai peluang dan tantangannya, kemudian menyampaikan gagasan berdasarkan pengetahuan dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sukyadi yang juga menjadi salah satu juri, berharap mahasiswa dapat menghadirkan gagasan yang orisinal, berbasis data, dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya melihat keterlibatan Friends of Korea sebagai peluang untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam hubungan Indonesia-Korea Selatan. Hubungan antarmasyarakat tumbuh melalui perjumpaan, dialog, dan pengalaman bekerja bersama,” ujarnya.
Sementara itu, CEO dan Co-founder Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) Edna Caroline berharap kompetisi ini mendapat sambutan luas dari mahasiswa Indonesia, baik yang menempuh pendidikan di dalam negeri maupun di Korea Selatan.