NADIKABAR.COM — Roket Nuri milik Korea Selatan berhasil menempatkan lima satelit berukuran sangat kecil ke orbit, demikian Badan Antariksa Korea Selatan (KASA).

"Ini merupakan kali pertama peluncuran berlangsung tepat sesuai jadwal," kata Kepala Badan Antariksa Korea Selatan (KASA) Oh Taeseog setelah peluncuran Nuri pada Rabu.

Roket peluncur Nuri Korsel yang membawa lima satelit ultra kecil "Neonsat" diluncurkan pada pukul 03:25 GMT atau pukul 12:25 waktu setempat dari Pusat Antariksa Naro di ujung selatan Semenanjung Korea.

Selanjutnya, pada pukul 03:42 GMT atau pukul 12:42 waktu setempat, kelima satelit yang dirancang untuk memantau bencana alam, serta 10 satelit ultra-kecil yang juga dikenal sebagai "cubesat", berhasil terpisah dari roket.

Salah satu satelit ultra-kecil Neonsat telah berhasil menjalin kontak dengan stasiun bumi di Pusat Penelitian Antartika King Sejong, sementara empat satelit lainnya diperkirakan akan terhubung pada pukul 07:30 GMT atau pukul 16:30 waktu setempat pada Rabu, kata Oh.

Institut Penelitian Antariksa Korea (KARI) saat ini tengah melakukan analisis lebih rinci terhadap data yang diperoleh. Hasil akhir misi Nuri akan segera diumumkan, kata Oh.

Peluncuran tersebut merupakan peluncuran kelima roket Nuri Korsel. Peluncuran sebelumnya berlangsung pada 26 November 2025.

Saat itu, roket Nuri berhasil menempatkan satelit utama CAS500-3 yang dirancang untuk penelitian ilmiah di antariksa, serta 12 cubesat ke orbit.