NADIKABAR.COM — Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara menyatakan korsleting listrik memicu kebakaran yang menimpa puluhan rumah di kawasan pemukiman padat Jalan Kapuk Muara III, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis pagi.

“Dugaan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis.

Gatot menerangkan berdasarkan keterangan, saksi Ketua RT melihat api besar dari lapak warga bersama Nurhen sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung menelpon Satgas Damkar Kapuk Muara untuk memadamkan kebakaran yang melanda lapak dan rumah warga.

“Total ada 115 personel dengan 23 unit mobil pemadam yang dikerahkan memadamkan api tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan petugas mendapatkan informasi kebakaran pukul 06.15 WIB dan petugas langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas sampai di lokasi pukul 06.20 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dilokalisasi pukul 07.25 WIB.

Pemadaman api memasuki tahap pendinginan pukul 07.58 WIB dan api benar-benar dapat dipadamkan pukul 10.23 WIB.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Total 45 jiwa dan kepala keluarga berhasil selamat dalam kejadian ini,” kata dia

Gatot menjelaskan objek yang terbakar adalah rumah dan lapak, yakni 15 unit terbakar di RT 15, sedangkan di RT 16 ada 10 lapak dan 11 rumah terbakar.

“Kebakaran ini melahap rumah dan lapak di atas lahan 5.000 meter persegi dan total kerugian akibat kebakaran ditaksir Rp1 miliar,” katanya.