Kemudian, personel militer di lokasi ledakan mengatakan terdapat satu ranjau lain yang belum meledak di area yang sama.

Tim yang terdiri atas personel militer Korea Selatan dan staf Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNC) melakukan pemeriksaan di lokasi pada Selasa dan menemukan ranjau keempat di DMZ tersebut. Pihak Korea Selatan meyakini ranjau itu merupakan ranjau antipersonel milik Korea Utara.