Dia mendorong kemajuan dalam pengembangan teknologi penerbangan tanpa awak dan kecerdasan buatan di Korut mengingat negara itu telah membuat lompatan baru dalam peningkatan senjata konvensional selain kepemilikan senjata nuklir.

Beberapa gambar yang diterbitkan KCNA memperlihatkan sistem peluncur ganda menembakkan sekitar belasan roket, yang oleh Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan dianggap sebagai rudal balistik.

Kim menegaskan perlunya negara melakukan upaya percepatan pengembangan teknologi kedirgantaraan tanpa awak. Namun, dia tidak merinci lebih detil lagi.