Defri menjelaskan pengolahan limbah melalui IPAL terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari penangkapan lemak menggunakan grease trap, penampungan dan pengendapan, filtrasi menggunakan filter air dan bahan pendukung, hingga pengendapan akhir sebelum air limbah dialirkan ke saluran umum.
βJadi pengolahan limbah dengan sistem IPAL itu berlapis dan harus dipastikan semua komponen sudah sesuai, mulai dari grease trap, untuk pengendapannya juga, lalu filtrasi dengan bahan kimia, sebelum dialirkan ke saluran umum,β katanya.
Defri menegaskan setiap tahapan harus berfungsi dengan baik agar limbah yang dibuang tidak menimbulkan dampak lingkungan.
βYang memang belum memiliki IPAL sama sekali ini kita terus dorong untuk diadakan IPAL. Tapi untuk yang sudah memiliki IPAL, kita dorong untuk melakukan pembenahan dan perbaikan agar fungsinya sesuai,β ujarnya.
Ia mengatakan pengawasan saat ini menggunakan pendataan untuk membedakan SPPG yang telah memiliki IPAL dan yang belum memiliki fasilitas tersebut.