Koster menyebut perilaku-perilaku tercela tersebut tidak menggambarkan mayoritas masyarakat Bali.

"Astungkara meskipun begitu yang begitu enggak banyak. Tetap yang banyak itu jauh lebih banyak ada lah yang baiknya, luwihnya, budi pekertinya, sopan santunnya, moralnya, integritasnya. Itu masih menjadi ciri orang Bali," jelas Koster.

Oleh sebab itu, Koster membeberkan ada tiga kompetensi yang harus dibangun dengan imbang, seperti kognitif, afektif, dan psikomotor. Menurut Koster, aspek afektif perlu diperkuat karena berkaitan dengan rasa dan keadaban kehidupan.