Kotak amal yang hilang itu baru disadari takmir dan warga beberapa saat salat Subuh. Saat itu, keberadaan salah satu kotak amal memicu pertanyaan di tim redaksi para jemaah. Khoirul kemudian memastikan kejadian tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV yang telah dipasang di area masjid.
"Kalau masalah ketahuannya, saya dari CCTV. Soalnya tadi saya subuhan itu kok kotaknya enggak ada. Nah, sempat ramai jadi bahan perbincangan para jemaah," tuturnya.
Uang yang berada di dalam kotak amal itu, kata Khoirul, sebenarnya tidak banyak. Pengurus memperkirakan jumlahnya hanya sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu. Itu karena kotak amal itu belum lama dikosongkan oleh pengurus. Biasanya, pengambilan uang dari kotak amal dilakukan setiap dua pekan sekali.
"Kotak amal itu sebelumnya baru dibuka Selasa dan biasanya pengurus masjid melakukan pengambilan uang setiap 2 minggu sekali. Jadi perkiraan kami cuma sedikit," jelasnya.