"Saya sangat menikmati menonton Spanyol sebelumnya, dengan banyak pemain hebat. Sulit membandingkannya, tetapi keduanya sangat bagus. Dengan tim yang sekarang, dengan Rodri, Pedri, atau Lamine Yamal, saya sangat menikmati melihat Spanyol bermain," ujar Kovacic.

Kovacic memiliki pengalaman menghadapi sejumlah pemain Spanyol, termasuk mantan rekan setimnya di Manchester City, Rodri. Dia menilai kualitas individu Spanyol tetap harus diwaspadai, tetapi Kroasia tidak akan merasa gentar."Kami menghormati semua lawan, terlebih ketika menghadapi juara dunia. Di luar kualitas individu, mereka sangat kuat sebagai sebuah tim," katanya.Kroasia juga memiliki pengalaman menghadapi Spanyol dalam pertandingan besar. Kedua negara bertemu pada final UEFA Nations League 2022/23, ketika Spanyol keluar sebagai juara setelah menang melalui adu penalti.Secara head-to-head, Spanyol juga memiliki keunggulan 7-3 atas Kroasia dan memenangi tiga pertemuan kompetitif terakhir. Kroasia terakhir kali mengalahkan Spanyol pada ajang Nations League 2018.Meski demikian, Kovacic menegaskan Kroasia tidak akan bermain secara berlebihan demi menghentikan Spanyol. Disiplin dan kemampuan menjalankan rencana permainan menjadi fokus utama mereka."Kami tidak akan bermain gila-gilaan. Kami harus fokus pada permainan kami dan bersaing," tutur Kovacic.