NADIKABAR.COM — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, menjajaki kerja sama memperluas peluang penempatan pekerja migran Indonesia di Jepang, khususnya di sektor terampil seperti caregiver dan konstruksi.
"Bandung memiliki potensi menjadi salah satu sumber tenaga kerja terampil yang dapat mengisi kebutuhan pasar kerja Jepang," kata Wakil Menteri P2MI Christina Aryani dalam pertemuan dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Sabtu, sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta.
Menurut Christina, potensi di Bandung dapat dikembangkan melalui kerja sama yang telah terjalin antara Kota Bandung dan sejumlah kota di Jepang, utamanya Kawasaki dan Hamamatsu.
Peluang kerja di Jepang, katanya, perlu diimbangi dengan penyiapan calon pekerja migran yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pemberi kerja.