Materi yang dibawakan para peserta membahas berbagai persoalan korupsi dengan pendekatan komedi yang sopan dan relevan. Pesan antikorupsi disampaikan melalui humor sehingga isu yang serius dapat dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda.

Dalam kompetisi tersebut, dewan juri yang terdiri dari Bata Efendi, Adi Fauzanto dari KPK, dan komika Popon turut memberikan tanggapan terhadap materi yang disampaikan para peserta.