"Apabila harta yang sisa yang ada tinggal sedikit, maka pembayaran kerugian keuangan negara akan diambil, dirampas dari harta yang tadinya berasal dari harta yang halal. Maka dari itu sangat besar akibatnya," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini juga, Ibnu mengingatkan potensi kerentanan korupsi di tingkat desa. Salah satunya pada penggunaan dana desa.
"Dana-dana yang masuk ke desa ini, itu luar biasa banyak Pak, ya. Nah, kadang-kadang orang itu tergelincir. Orang bisa tergelincir karena ada suatu kesempatan," jelas Ibnu.
Ibnu menuturkan anggaran dana desa oleh pemerintah pusat dari tahun ke tahun sangat besar. Dana desa ini diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta pelayanan publik.
Tetapi, kata dia, ada upaya-upaya yang harus dilakukan jika ingin penggunaan Dana Desa yang jumlahnya tak sedikit it bisa efektif. Dia menyebut dana desa bisa maksimal dan tepat sasaran jika landasan penggunaannya dilakukan dengan kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas para pengelolanya.