Melalui partisipasi dalam DTIIF 2026, tambahnya, perusahaan terus mendorong kolaborasi strategis untuk mempercepat hilirisasi teknologi dan membangun industri nasional yang terintegrasi, inovatif, serta berdaya saing global.

Sebelumnya CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, dalam pembukaan DTIIF 2026 menegaskan pentingnya kemitraan jangka panjang, mobilisasi modal dan keahlian global, serta tindak lanjut kolaborasi menjadi inisiatif konkret yang berkelanjutan.

Dia menegaskan DTIIF memiliki tiga ambisi utama yakni pertama, memperkuat kemitraan yang mendukung transformasi ekonomi dan industri Indonesia dalam jangka panjang. Kedua, menggerakkan modal dan keahlian global untuk mengembangkan proyek-proyek strategis menjadi peluang investasi yang terukur. Ketiga, memastikan berbagai kolaborasi dan dialog menghasilkan inisiatif konkret yang berkelanjutan.