Kehadiran Kanta, Bobi, dan Rendi menunjukkan perkembangan teknologi fireworks di Indonesia gak cuma bergantung pada perangkat dan sistem modern, tapi juga ada generasi muda yang punya kemampuan teknis, kreativitas, dan keberanian untuk mengoperasikan teknologi tersebut dalam event berskala internasional seperti ini.
"Fireworks sekarang bukan hanya tentang menyalakan kembang api, tetapi bagaimana setiap efek menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang terencana, presisi dan terintegrasi. Teknologi seperti FireOne dan Time Code memberikan peluang untuk menciptakan choreography yang semakin detail dan terukur," ujar Donny Rochyadi, CEO Nolimuts Fireworks.
Nolimits Fireworks menjadi pelopor industri fireworks dan special effects di Indonesia dan sudah berpengalaman lebih dari 35 tahun dalam menangani berbagai acara berskala nasional maupun internasional.
Perjalanan sukses mereka tercatat lewat keterlibatan dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak 2004 di PON XVI Palembang, Sumatera Selatan, hingga gelaran PON XXI 2024 di Aceh & Sumatera Utara. Keahlian mereka juga teruji pada event olahraga internasional seperti ASEAN Beach Games 2008, SEA Games 2011 di Palembang, Islamic Solidarity Games 2013, 1 Abad NU, G020 Bali 2022. Formula E 2023, Hut Bhayangkara 2023, KTT Asean Summit 2023, G20 Bali 2Jember Fashion Carnaval 2024 & 2025, dan Sleman Culture Fest 2025.
Ada juga artis-artis mancanegara yang mempercayakan Nolimits menangani efek panggung konser ternama, seperti One Direction, Katy Perry, Justin Bieber, Jennifer Lopez, Michael Bublé, Shah Rukh Khan, EXO, Hammersonic, dan Ed Sheeran.
Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu momentum ketika teknologi fireworks tersebut hadir di hadapan ribuan penonton yang memadati SUGBK.