"Jadi itu tuh semi-permanen. Kita kalau misalnya mau punya anak lagi, itu bisa disatuin lagi. Bisa disatuin lagi atau dengan opsi kedua dengan cara bayi tabung. Jadi tanpa harus disatukan lagi, dia bisa disedot lewat zakar, lalu dibuat di luar seperti bayi tabung dan kita bisa milih juga tuh mau cewek ataupun mau cowok," kata pria yang juga merupakan adik dari dokter Reza Gladys itu.
Krisjiana gak mau Siti Badriah terbebani dengan perubahan hormon karena KB. Dia gak mau melihat istrinya stres karena kembali mengalami perubahan hormon yang bisa berpengaruh dengan tubuhnya.
"Aku mikir kalau misalnya Siti harus aku bebankan lagi, tugas aku sebagai suami ngapain gitu. Jadi apa salahnya untuk saat ini aku yang ambil beban itu. Karena kan untuk pernikahan sebenarnya kita antara dua belah pihak yang harus saling mendukung, yang harus saling mengerti satu sama lain. Kalau misalnya semua dibebankan ke Siti, kayaknya gak fair. Aku mikirnya gitu, jadi untuk saat ini biar aku yang ambil beban ini," tegas Krisjiana.
"Aku pikirkan rahim istri tuh kayaknya bukan blind box ya, bukan sesuatu yang bisa kita terka-terka. Kalau misalnya suami egonya itu wajar kayaknya laki-laki pengin punya pasti anak laki-laki juga untuk penerusnya. Cuma kalau misalnya kita coba-coba, kita gak tahu juga kan anak aku yang ketiga apakah nanti perempuan lagi atau laki-laki lagi kan, kita masih belum tahu," tukasnya.