"Dengan pertunjukan digital ini, tentunya bisa lebih mengenal dengan baik (kriya nusantara). Karena mereka bisa praktek melukis secara digital, kemudian menampilkan dirinya mereka mau memakai baju atau kain asal dari mana, kemudian mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kerajinan. Ini semua melalui cara digital," kata Tri.
Selain menghadirkan inovasi instalasi imersif digital, panggung utama Kriyanusa 2026 dijanjikan juga menampilkan banyak kegiatan hiburan yang penuh dengan budaya.
Penanggung Jawab Acara Panggung Utama Kriyanusa 2026 Evi Celiyanti mengatakan ikon budaya dari daerah Sumatera Selatan dipilih untuk menjadi sorotan utama pada panggung Kriyanusa.
Tentunya beragam tarian daerah hingga pertunjukan seni asal Sumatera Selatan akan ditonjolkan di panggung tersebut selama lima hari acara pameran itu berlangsung.
Ia memastikan beragam komunitas bakal diberdayakan untuk memamerkan kekayaan budaya di panggung tersebut termasuk juga di antaranya kelompok penyandang disabilitas.