"Penumpang saat itu memang sangat padat sekali, sampai terus memaksa masuk gerbong walaupun sudah sesak di dalam, dan lanjut di Stasiun berikutnya juga terjadi delay yang sama akibat gangguan si pintu ini," kata Janit saat dikonfirmasi terpisah.

Menurutnya, di hampir setiap stasiun ketika penumpang padat, pintu KRL mengalami gangguan. Namun setelah Stasiun Juanda ke arah Jakarta Kota, penumpang sudah mulai tidak terlalu padat, pintu KRL kembali beroperasi normal.

"Hampir di setiap stasiun saat penumpang padat pintunya pasti problem terus, begitu selepas Juanda ke arah Kota penumpang mulai sepi, pintunya baru aman," katanya.