Setelah melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi menduga bahwa aksi tersebut bertujuan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi awal, para pelaku diduga membawa dua pucuk senjata api laras panjang serta sejumlah parang ketika meninggalkan lokasi," kata Yusuf.

Dari rangkaian kejadian yang terjadi, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 telah melakukan penebalan personel di Wamena. Hal ini untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung proses pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.

"Kami terus melakukan pengejaran dan mengembangkan setiap informasi yang diperoleh untuk mengetahui keberadaan para pelaku," imbuhnya.