"Respon dosen itu tidak langsung memaafkan, tetapi marah. Yang menjadi tanda tanya, ketika dosen tersebut melibatkan Himpunan Mahasiswa Arsitektur kampus, senior-senior dari korban ini. Setelah keluar dari ruangan dosen, senior-senior itu memanggil mereka (korban)," ungkapnya.

Jonathan menuturkan tiga mahasiswa itu dipanggil ke sebuah ruangan dan langsung dianiaya. Akibatnya, korban mengalami luka memar dan kulit melepuh karena disulut rokok.

"Mereka disuruh jongkok, kemudian dipukuli membabi buta kurang lebih selama hampir satu jam di dalam ruangan. Selain luka lebam, ada juga luka melepuh karena disulut puntung rokok," jelas Jonathan.