Thalita Latief menjelaskan, almarhum memilih sendiri lokasi untuk tindakan medis tersebut di Padang, Sumatera Barat. Pihak keluarga sepenuhnya, mendukung keputusan mendiang yang menjalani perawatan selama sekitar dua bulan di sana.
"Tim dokternya ada di Padang, jadi dia pengin di situ. Ya kita sebagai keluarga kan mendukung apa yang dia mau. Jadi sebenarnya ayahku sudah dua bulan di sana, cuman memang kondisinya menurun sudah dua minggu terakhir di ICU. Kondisinya naik turun sampai akhirnya ya turun, terus gak ada," tutur Thalita Latief.
Selama penanganan intensif di ruang ICU, kondisi fisik almarhum terus menurun secara drastis. Aktris berusia 37 tahun itu menyebut, kegagalan fungsi organ vital menjadi faktor berpulangnya sang ayah.
"Komplikasi jantung, sih. Jadi gagal napas, gagal jantung. Kalau ditanya meninggalnya kenapa, sudah komplikasi sampai akhirnya mengembuskan napasnya itu karena dia gagal napas, gagal jantung. Sebenarnya sudah komplikasi ke organ-organ yang lain," terangnya.