"Pasien kami tidak memenuhi kriteria untuk gangguan suasana hati apa pun, serta mencapai tahapan perkembangan yang normal dan tetap sepenuhnya tanpa gejala hingga terjadi penyumbatan total pada saluran gastrointestinal," tulis tim dokter dalam laporan medisnya, dikutip dari ScienceAlert, Rabu (9/9/2026).

Melihat ukurannya yang sangat besar, gumpalan rambut tersebut tidak memungkinkan untuk dikeluarkan melalui prosedur endoskopi biasa. Dokter akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan operasi pembedahan.

Dari operasi tersebut, dokter berhasil mengeluarkan gumpalan rambut berukuran fantastis, yakni 21,2 x 15,8 x 7,7 cm dengan bobot mencapai 1,5 kg.

Barulah setelah operasi selesai, pasien akhirnya membongkar rahasia yang tersimpan rapat selama dua tahun. Ia mengaku mulai sering mencabuti dan menelan rambutnya sendiri sejak dua tahun lalu.

Kebiasaan itu tersembunyi rapat karena ia hanya mencabut sekitar tiga helai rambut seminggu sekali. Jumlah yang tergolong sedikit ini membuat kebiasaan impulsif tersebut tidak menyisakan kebotakan pada kepalanya, sehingga menyulitkan orang terdekat maupun dokter untuk menyadarinya sejak awal.

Pasien membantah adanya riwayat stres berat, trauma, kekerasan, maupun penelantaran yang menjadi pemicu kebiasaannya. Tetapi, ia diketahui memiliki riwayat migrain yang disertai muntah siklik sejak kecil, yang menyebabkannya harus menjalani homeschooling.