NADIKABAR.COM — Impian seorang ibu rumah tangga di Kota Malang berinisial IYW untuk menguliahkan anaknya di China justru berujung pilu. Berharap mendapatkan beasiswa penuh di fakultas kedokteran, korban malah menjadi korban penipuan oknum Kepala Desa asal Banyuwangi berinisial AS (34) hingga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Rangkaian peristiwa ini bermula pada 18 Juni 2025 ketika anak pelapor berinisial MRR mendapatkan informasi program beasiswa 'Kuliah Hebat' dari guru salah satu SMA Negeri di Kota Malang.

MRR kemudian menghubungi nomor kontak tersangka AS yang tertera pada brosur. Melalui sambungan telepon, tersangka meyakinkan korban bahwa program dari PT Indo Universia Multinasional tersebut menjamin beasiswa penuh S1 Kedokteran di Hainan, Tiongkok. Beasiswa itu mencakup biaya kuliah, asrama, hingga uang saku dengan total paket administrasi sebesar Rp 150 juta.

Keraguan awal korban sirna setelah pembayaran uang muka dilakukan secara bertahap ke rekening BRI atas nama PT Indo Universia. Dimulai dari transfer Rp 4 juta pada 25 Juni 2025, disusul Rp 11 juta pada 26 Juni, dan Rp 35 juta pada 27 Juni.

Tersangka kian meyakinkan korban pada 3 Juli 2025 dengan mengirimkan dokumen pemberitahuan pendaftaran berkop surat universitas kedokteran Hainan.

Tak berselang lama, tepatnya pada 28 Juli 2025, korban melunasi sisa biaya administrasi sebesar Rp 100 juta.

Pada hari yang sama, tersangka beserta timnya mendatangi kediaman korban di kawasan perumahan Kecamatan Klojen, Kota Malang.