"Di satu kamar itu aja. Korban dua anak, infonya sedang tidur saat kejadian. Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat adanya kepulan asap dari dalam rumah," imbuh Rini.
Rini menjelaskan, warga yang melihat asap langsung berusaha masuk untuk memberikan pertolongan. Rumah dalam keadaan dapat diakses, namun saat menuju area kamar tempat sumber asap, warga mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci dari luar.
Menurutnya, kedua anak tersebut diduga sempat terbangun dan berusaha melarikan diri keluar kamar saat api mulai membesar. Namun, karena pintu terkunci rapat dari luar, usaha mereka gagal dan terjebak dalam kobaran asap dan api.
Mengenai keberadaan orang tua korban, Rini menyebut bahwa saat insiden kebakaran, kedua orang tua korban sedang tidak berada di dalam rumah. "Orang tuanya ada di lokasi habis itu, mungkin dikabari tetangganya," kata Rini.
Masih menurut Rini, penyebab kebakaran sementara, diduga berasal dari korsleting listrik di dalam kamar. Api kemudian merembet ke material mudah terbakar seperti kasur.