Hal tersebut, kemudian menimbulkan kecurigaan, jika lelaki tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun, polisi belum bisa memastikannya.
"Kondisi terduga pelaku akan diperiksa lebih lanjut oleh tim dokter. Tapi yang jelas, kami pastikan saat ini kasusnya sedang dalam penanganan," kata Adi, kepada NadiKabar.
Usai dilakukan penyelidikan mendalam, polisi kemudian menemukan identitas yang bersangkutan. Terduga pembunuh ini diketahui merupakan AS, seorang lelaki berumur 28 tahun asal Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Garut.
"Saat ini terduga pelaku masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Slamet Garut. Untuk motif maupun latarbelakang kejadian masih dalam penyelidikan," pungkas Adi.