Saat dilakukan pemeriksaan fisik awal, bagian perut pasien tampak membuncit dan sangat sensitif terhadap tekanan. Hasil tes laboratorium mengindikasikan lonjakan sel darah putih yang menandakan adanya respons peradangan infeksi di dalam tubuh.

Di dalam ruang operasi, tim bedah berfokus mengekstraksi objek yang menyumbat usus pasien. Dokter berhasil mengeluarkan gumpalan materi tanaman tak tercerna (phytobezoar) yang berukuran cukup besar, yakni sekitar 5,5 sentimeter.

Namun, kejutan besar terjadi tepat setelah gumpalan serat tersebut diangkat. Dari dalam rekahan serat tumbuhan itu, seekor makhluk kecil mendadak melompat keluar dan merayap di atas kain steril penutup area operasi.