NADIKABAR.COM — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin upacara pemakaman, Kapten Cpn (Anm) Nurhafiz Akbar, salah satu personel TNI yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 saat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah pada 4 November 2026.Prosesi pemakaman anggota Skadron 31/Amur Yudha Cakti Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) yang dilaksanakan secara militer itu digelar di TMP Giri Tunggal Semarang, Jawa Tengah, Kamis."Kita kehilangan anggota di medan tugas Kodam XXII/Tambun Bungai dalam tugas operasi karhutla," katanya.Ia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.Usai upacara pemakaman, KSAD mengatakan TNI telah kehilangan tiga prajurit terbaik dalam penanganan kebakaran hutan di Kalimantan.Ketiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut masing-masing Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anm) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anm) Heri Prasetyo
Tandyo menyebut ketiga personel tersebut sudah sekitar dua bulan bertugas di Kalimantan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan.Ia juga mengharap proses evaluasi terhadap heli yang jatuh bisa segera dilakukan dan kotak hitam pesawat dapat dibuka untuk mengetahui penyebab kecelakaan."Dengan kotak hitam ini kita bisa mengetahui dan menjadi bahan evaluasi latihan-latihan ke depan," katanya.