Untuk saat ini, kata Ali, Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.

Sebanyak 12 unit sudah diterima oleh pihak Marinir TNI AL, sedangkan sisanya akan datang pada akhir November 2026.

Sedangkan untuk pengadaan gelombang kedua yakni 35 unit akan datang pada 2027. Terakhir yakni pengadaan gelombang ketiga akan datang sebanyak 35 unit pada 2028.