“Pas di sini yang kami cocokkan KTP, ternyata tidak sesuai karena mereka pakai nama panggilan di manifes KM Virgo, itulah kami cek ke Surabaya,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan bersama KSOP Surabaya, sebanyak 20 orang dipastikan benar merupakan penumpang KM Virgo Transport 8 dan tercatat dalam manifes kapal yang berjumlah 243 penumpang, sementara dua orang lainnya masih dalam proses pencocokan nama.

Heri menegaskan hasil pengecekan tersebut menunjukkan bahwa persoalan 22 orang tersebut bukan karena mereka merupakan penumpang yang tidak tercantum dalam manifes, melainkan adanya perbedaan nama yang digunakan saat keberangkatan dengan identitas resmi yang diperiksa di Banjarmasin.