Dia mengatakan pihaknya masih mencocokkan data tersebut untuk mengetahui apakah terdapat selisih tambahan dari jumlah 243 orang atau terjadi perbedaan pencatatan identitas penumpang antara data manifes kapal dengan data yang diperoleh dari penumpang selamat.
Ia menyebut salah satu kemungkinan yang masih dikonfirmasi ialah penumpang menggunakan nama panggilan saat tercatat dalam manifes, sementara ketika didata di Banjarmasin menggunakan nama sesuai kartu tanda penduduk (KTP).
βBiasanya kan penumpang itu misalnya dia pakai namanya nama panggilan. Ternyata pada saat di sini namanya sesuai dengan KTP. Nah itu mungkin masih kita coba konfirmasi sama teman-teman nanti di Surabaya,β ujar Heri.