NADIKABAR.COM β Kantor Staf Presiden (KSP) mendorong perluasan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menghadirkan layanan energi berkelanjutan yang lebih mudah bagi masyarakat.
βIni hasil kerja pemerintah bagi masyarakat yang diharapkan dapat memberikan kemudahan serta manfaat ekonomi,β kata Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dalam peresmian jargas rumah tangga bagi 7.223 sambungan rumah di Kecamatan Waru dan Candi, di Sidoarjo, Jumat.
Ia menilai penggunaan jargas dapat membantu masyarakat memperoleh sumber energi dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan penggunaan tabung gas LPG yang harus dibeli secara berkala.
Dudung meminta PT Perusahaan Gas Negara (PGN) selaku operator untuk menjaga keandalan jaringan dan kualitas pelayanan seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan.
Ia turut meminta pemerintah daerah untuk terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat dan tata cara penggunaan jargas yang aman.
"KSP akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar jaringan gas dapat beroperasi dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas," kata Dudung.
Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM), Agung Kuswardono, menyatakan pihaknya menargetkan pembangunan satu juta sambungan jargas rumah tangga baru secara nasional hingga 2028.
Agung mengatakan, Sidoarjo menjadi salah satu daerah awal pembangunan jargas sejak 2010 karena merupakan salah satu daerah potensi penghasil minyak dan gas bumi.
Ia menyebut, hingga kini pembangunan jargas di Sidoarjo telah mencapai 29.961 sambungan rumah tangga yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Waru, Tanggulangin, dan Candi.
Agung mengatakan pihaknya bersama PGN serta pemerintah daerah akan terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemanfaatan jargas di wilayah setempat.