Heru mengatakan modernisasi pertahanan nasional perlu disertai kesiapan personel, infrastruktur, logistik, dan sistem pemeliharaan yang terintegrasi agar investasi pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu, dia mendorong TNI AU menyusun rencana strategis pengembangan kemampuan angkutan udara untuk lima tahun ke depan sebagai bahan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan.
Rencana tersebut diharapkan mencakup kebutuhan pengembangan armada, peningkatan kompetensi personel, pembangunan fasilitas pendukung, serta penguatan sistem logistik dan pemeliharaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma mengatakan kehadiran A400M memperkuat kemampuan TNI AU dalam mendukung berbagai kebutuhan operasi, mulai dari pertahanan hingga misi kemanusiaan.