Andi mengatakan, kantor itu merupakan gedung lama sejak 1988, bahkan terbesar di Asia. Ia berharap gedung itu bisa dimanfaatkan SPSI Jatim untuk konsolidasi serikat pelatihan dan koalisi besar.
"Dengan koalisi besar perjuangan buruh Indonesia yang para presidennya hadir di sini. Kami juga sangat berterima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya atas perhatian yang sangat luar biasa terhadap buruh," ujarnya.
Sementara, sperti yang dia sampaikan, Senin (24/8) mendatang pihaknya akan bertemu dengan Panja Komisi IX. KSPSI akan mengusulkan desk Ketenagakerjaan masuk dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.
"Karena kami mengkhawatirkan kalau Kapolrinya berganti, kebijakan keberpihakan terhadap buruh nanti menghilang. Karena itu kami mendukung dari koalisi besar perjuangan buruh Indonesia agar desk ketenagakerjaan masuk dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang nanti akan disahkan bulan Oktober," pungkasnya.