NADIKABAR.COM — Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru hingga Selasa (8/9) belum ada perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Demi kesehatan dan keselamatan pelajar, Pemerintah Kota Pekanbaru memutuskan memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama 1 hari pada Rabu (9/9/2026).
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah kehati-hatian. Terutama setelah mempertimbangkan perkembangan kualitas udara serta laporan kesehatan masyarakat.
"Kualitas udara masih relatif sama. Karena itu, PJJ kita perpanjang satu hari. Keputusan ini bukan untuk membuat masyarakat khawatir, tetapi sebagai langkah kehati-hatian karena kesehatan dan keselamatan anak-anak harus kita utamakan," ujar Agung.
Berdasarkan laporan layanan kesehatan, tercatat 3.056 kasus gangguan kesehatan selama periode kabut asap. Sebanyak 2.751 di antaranya merupakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sedangkan lainnya meliputi konjungtivitis, iritasi kulit, dan asma. Penambahan pasien tercatat rata-rata sekitar 220 orang per hari, dengan tren peningkatan mencapai 91 persen.