Menurut dia, keikutsertaan tim dayung tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan tradisi pacu jalur sebagai warisan budaya masyarakat Kuansing kepada masyarakat internasional.

Ia mengatakan pertemuan dengan Duta Besar India juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui olahraga dan kebudayaan.

"Ini juga dalam rangka membuka peluang promosi budaya dan potensi daerah Kuansing di tingkat internasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kuansing Andi Cahyadi mengatakan undangan tersebut disampaikan melalui Kedutaan Besar India di Jakarta kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing pada Senin (2/11).