"Ya itu yang salah yang nyetak, bukan saya," jawab Jokowi.

Pengacara Roy mempertanyakan riwayat pendidikan SMA Jokowi di buku album itu yang tertulis SMA 6 Yogyakarta bukan SMA 6 Surakarta. Jokowi kembali menegaskan yang salah ialah yang mencetak album alumni tersebut.

"Nah. Ya, yang ini ya Saudara saksi ya. Oke. Nah, pertanyaan saya, di dalam buku ini, di dalam buku ini disebutkan bahwa nama Joko Widodo, tempat tanggal lahir dan seterusnya, asal SLTA SMA 6 Yogyakarta 1980. Sementara tadi Saudara mengatakan SMA 6 Surakarta yang sebetulnya masih SMPP, karena ijazahnya bunyinya SMPP. Apa lagi keterangan yang ingin Saudara katakan tentang ijazah tentang SMA 6 ini?" tanya pengacara Roy.

"Ya itu kan sekali lagi, itu kan yang, yang salah yang mencetak. Yang mencetak bukunya ini siapa? Yang salah itu aja," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku tidak melakukan protes terkait penulisan asal SMA itu karena sebelumnya belum pernah melihat buku album alumni tersebut. Jokowi mengaku akan meminta buku album itu direvisi jika mengetahuinya.

"Saudara pernah protes enggak bahwa ini salah cetak?" tanya pengacara Roy.