Nah, fungsinya pelembab adalah agar kulit tetap terhidrasi, jadi kelenjar minyak tidak perlu memproduksi minyak berlebihan yang justru bisa menimbulkan jerawat. Pilih pelembab yang memiliki tekstur ringan dan berlabel oil free atau bebas minyak, lembut, atau non-comedogenic.
Sama halnya dengan pelembab, menggunakan sunscreen juga penting. Sunscreen dapat menghindari kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari yang bisa menimbulkan bintik hitam, keriput, dan yang paling parahnya adalah kanker kulit.
Namun, memilih sunscreen untuk kulit berminyak agak tricky karena terkadang justru bisa menyebabkan jerawat. Pilihlah sunscreen yang mengandung zinc oxide, titanium dioxide, dan hindari yang menggunakan pewangi atau minyak.
Pilih skincare untuk kulit berminyak
Cleveland Clinic menyarankan untuk memilih produk skincare yang berlabel oil free dan non comedogenic. Kedua produk tersebut tidak membuat pori-pori tersumbat atau wajah semakin berminyak. Hindari juga produk yang mengandung alkohol karena bisa membuat wajah iritasi.
Hati-hati untuk menggunakan produk yang sedang populer karena belum tentu cocok pada kulit berminyak. Contohnya, produk skin oil atau teknik double cleansing. Tidak semua orang cocok menggunakannya dan justru bisa menimbulkan jerawat.
Terdapat beberapa bahan herbal yang bisa membantu mengurangi minyak berlebih pada kulit. Mengutip Medical News Today, suatu penelitian merekomendasikan masker tanah liat atau clay dan peterseli untuk mengurangi minyak pada kulit.