"Biasanya orang Indonesia cenderung habis sikat gigi, karena ada bekas odol, jadi ngerasanya kayaknya keset banget nih rongga mulutnya, kayak sabunan gitu. Jadi kumur-kumurnya tuh terlalu keras," jelas drg Kurnia saat ditemui di Mayapada Dental Care (MDC), Jakarta Timur, Jumat (4/9/2026).

Padahal, di dalam pasta gigi terdapat kandungan penting yang berfungsi memberikan perlindungan ekstra bagi lapisan gigi, yaitu fluoride. Menurutnya, berkumur terlalu kuat dapat mengurangi efektivitas fluoride dalam melindungi lapisan gigi.

Kandungan fluoride pada pasta gigi bekerja mirip dengan topical fluoride yang biasa diberikan dokter gigi di klinik, hanya saja dengan konsentrasi berbeda yang dinyatakan dalam parts per million (ppm).

Ketika kita berkumur-kumur secara agresif, zat pelindung tersebut justru ikut terbilas air dan terbuang sia-sia sebelum sempat menempel sempurna di permukaan gigi.