Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Kurang laku karena bongsor, produksi Cybertruck akan dihentikan
Tesla dilaporkan bakal menghentikan produksi truk pikap listrik Cybertruck pada tahun depan seiring merosotnya angka penjualan kendaraan tersebut.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 8 November 2026 pukul 17:57 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Realisasi pengiriman Cybertruck tercatat hanya mencapai 20.237 unit pada tahun ini atau anjlok 48 persen secara tahunan, jauh dari target awal yang diproyeksikan mencapai 250.000 unit per tahun.
Desain bodi yang tajam serta bobot kendaraan yang dinilai terlalu berat menjadi faktor utama lesunya penjualan Cybertruck di pasar global.
Kendala tersebut memicu kekhawatiran keselamatan lalu lintas di berbagai negara. Bahkan, Australia dan Selandia Baru telah melarang penjualan resmi kendaraan ini, sementara sejumlah negara Eropa mewajibkan izin mengemudi khusus bagi pengemudinya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.