Ia menegaskan, dalam aspek ini yang menjadi prioritas PSSI adalah keselamatan penggawa Timnas Indonesia.
"Kami masih menunggu security issue dari polemik yang terjadi di sana. Apalagi kita lihat kan beberapa negara juga dalam situasi yang tidak pasti di Timur Tengah. Safety pemain kita harus prioritaskan," kata dia.
Menyoal lawan alternatif selain Yordania, Erick juga mengungkapkan PSSI belum menemukan lawan tanding, dengan dalam satu sampai dua hari ke depan pihaknya akan segera membuat keputusan.
"Ini yang mungkin ya 1-2 hari ke depan kita harus ambil keputusan seperti apa. Yang pasti, tentu kita harus bekerja sama antara pemerintah, memastikan keselamatan pemain tentu," ucap Erick.