NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 969,6 hektare di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau telah berhasil dipadamkan setelah perjuangan sebulan penuh. Meski demikian, personel gabungan masih terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang tersisa.

Kebakaran tersebut terjadi sejak 29 Juli 2026. Saat ini api telah berhasil dipadamkan, namun upaya pemantauan terus dilakukan.

"Pemantauan kami terus lakukan dengan menggunakan drone setiap hari, sesuai perintah Pak Kapolda," kata Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Selasa (1/9/2026).

Pemantauan dilakukan secara intensif mengingat memasuki September 2026, puncak Super El Nino diprediksi akan terjadi. Kapolda mewanti-wanti agar seluruh jajaran tidak lengah dan meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah titik hotspot muncul kembali.