Sarjoko mengatakan, korban yang dilaporkan ini semuanya laki-laki dan masih di bawah umur.

"(Korban) Laki-laki, sementara ini laki-laki. Kalau yang masuk sementara baru anak-anak ini, yang terdata ini," terang Sarjoko.

Meski korban seluruhnya anak-anak, Sarjoko memastikan tempat kejadian bukan di lingkungan sekolah melainkan di sebuah rumah. Sedangkan terlapor adalah warga biasa.

"Nggak, nggak di sekolah Mas. Itu di bangunan rumah gitu, nggih (di salah satu wilayah) gitu," ungkapnya.