"Kami ingin pengelolaannya tidak hanya soal investasi, tapi juga harus memberikan manfaat nyata, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengakomodasi aspirasi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Lambar telah menyampaikan tiga agenda prioritas pengelolaan EBT yang mana fokus utama tertuju pada optimalisasi potensi panas bumi di kawasan Sekincau, Suoh, dan Lombok Seminung (Danau Ranau).

"Kemudian, perbaikan tata kelola PLTMH yang beroperasi maupun yang sedang dalam proses perizinan, serta keberlanjutan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) oleh PT Star Energy," kata dia.