Menurut Fajar, korban yang saat itu diduga berjalan di tepi rel, tersambar Kereta Api Kahuripan relasi Bandung-Blitar, atau melaju dari arah barat ke timur.

"Masyarakat sudah berteriak mengingatkan. Namun korban tidak menghiraukan, sehingga tertemper kereta api. Meninggal dunia di lokasi," beber Fajar.

Setelah mendapat laporan, sejumlah anggota Polsek Sukomoro dibangun warga mengevakuasi jasad korban. Kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk diidentifikasi.