NADIKABAR.COM — Kawasan Gasibu, Kota Bandung resmi ditutup sementara mulai Selasa (1/9/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup akses kawasan tersebut karena akan melakukan penataan dan renovasi sejumlah fasilitas yang dinilai perlu diperbaiki, terutama area jogging track.
Penutupan dilakukan agar pekerjaan dapat berjalan menyeluruh tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Pemprov Jabar memproyeksikan proses penataan berlangsung hingga awal tahun 2027.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, penataan Gasibu dilakukan karena kawasan tersebut merupakan ruang publik yang banyak digunakan masyarakat. Ia bahkan mengaku menjadi salah satu pengguna Gasibu sehingga mengetahui kondisi fasilitas di kawasan tersebut.
"Gasibu itu ditata. Saya kebetulan salah satu pengguna Gasibu juga, jadi tahu persis track-nya itu kan, kondisinya kan harus diperbaiki karena itu fasilitas publik ya, ruang publik. Apalagi masyarakat Jawa Barat sangat concern ya untuk memanfaatkan fasilitas atau ruang publik Gasibu," kata Herman.
Menurut Herman, perbaikan bukan hanya persoalan estetika. Kondisi fasilitas harus dipastikan aman agar masyarakat tidak mengalami kecelakaan ketika menggunakan kawasan tersebut.
"Ya tugas kami kan harus melakukan perbaikan, renovasi agar masyarakat mendapatkan kenyamanan pada saat menggunakan Gasibu. Jangan sampai karena track-nya kurang baik kemudian kan bisa tijalikeuh (terpeleset) ya kalau kata orang Sunda mah," ujarnya.