Dia menyebutkan pemeriksaan terhadap warga binaan dilakukan secara bertahap mulai 13 hingga 23 Oktober 2026, dengan kuota 100 orang per hari, sehingga seluruh sasaran memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan itu meliputi pengecekan gula darah dan rontgen paru-paru sebagai bagian dari skrining kesehatan, khususnya untuk mendeteksi indikasi TBC.

Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, maka tenaga kesehatan akan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur medis yang berlaku.