Empat ancaman mendesak tersebut adalah Candida auris (C. auris), Acinetobacter resistan terhadap karbapenem, Enterobacterales resistan terhadap karbapenem, dan Neisseria gonorrhoeae yang resistan terhadap obat, menurut laporan itu.

Infeksi C. auris yang resistan terhadap obat telah meningkat sepuluh kali lipat sejak 2019, dan sejumlah galur di antaranya resistan terhadap kelas obat antijamur yang tersedia, menurut laporan tersebut.