NADIKABAR.COM — Laporan World Robotics 2026 yang dirilis pada Kamis (24/9) menyebutkan bahwa China menyumbang hampir tiga perlima dari jumlah robot industri yang terpasang di seluruh dunia pada 2025, semakin mengukuhkan posisinya sebagai pasar robotika industri terbesar di dunia.
Sebanyak 354.000 robot industri dipasang di China pada tahun lalu, naik 20 persen dibandingkan 2024 dan menyumbang 59 persen dari total pemasangan robot industri secara global, kata Federasi Robotika Internasional (International Federation of Robotics/IFR) yang berbasis di Frankfurt dalam laporan tersebut.
Angka itu hampir 60.000 unit lebih tinggi dibandingkan rekor tahunan sebelumnya.
"Keberhasilan China dalam memodernisasi sistem industrinya didasarkan pada strategi robotika nasional, yang dimulai 10 tahun lalu," ujar Presiden IFR Jane Heffner.
Dia menambahkan bahwa strategi yang diperbarui dalam Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok (2026-2030) bertujuan untuk memfokuskan penelitian kecerdasan buatan (AI) pada penerapan fisik, dengan robot berperan sebagai salah satu pendorong penting pertumbuhan ekonomi.