Untuk memeriksanya, coba hubungkan ponsel atau perangkat lain ke jaringan Wi-Fi yang sama. Jika semuanya mengalami masalah serupa, kemungkinan gangguan berasal dari router atau layanan internet.
4. Driver Wi-Fi bermasalah atau sudah usang
Laptop menggunakan perangkat lunak bernama driver untuk menghubungkan sistem operasi dengan komponen perangkat keras, termasuk adaptor Wi-Fi.
Jika driver mengalami kerusakan, tidak kompatibel, atau sudah usang, laptop bisa kesulitan mendeteksi jaringan maupun mempertahankan koneksi.
Masalah ini terkadang muncul setelah pembaruan sistem operasi atau perubahan konfigurasi perangkat.
Pengguna Windows dapat memeriksa kondisi adaptor melalui Device Manager, kemudian memperbarui driver jika tersedia. Sebaiknya gunakan driver dari situs resmi produsen laptop atau komponen jaringan.
5. Jaringan Wi-Fi tidak kompatibel dengan laptop
Tidak semua laptop mendukung setiap frekuensi jaringan Wi-Fi. Sebagian perangkat lama, misalnya, hanya mendukung frekuensi 2,4 GHz, sedangkan router memancarkan jaringan pada frekuensi 5 GHz.
Jika laptop tidak mendukung frekuensi yang digunakan router, nama jaringan tersebut mungkin tidak muncul dalam daftar koneksi.
Periksa spesifikasi adaptor Wi-Fi laptop dan pengaturan frekuensi pada router untuk memastikan keduanya kompatibel.
6. Sinyal Wi-Fi lemah atau mengalami gangguan
Jarak yang terlalu jauh dari router, dinding tebal, serta benda berbahan logam dapat menghambat penerimaan sinyal Wi-Fi.